Kategori artikel:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Komponen Mesin Mobil (Fungsi dan Perawatannya)

Mobil adalah sebuah kendaraan transportasi yang berfungsi dalam membantu memudahkan aktivitas keseharian manusia. Mobil terdiri dari berbagai jenis komponen. Pada tulisan ini kita akan coba membahas mengenai komponen mesin mobil.

Komponen pada mesin mobil merupakan salah satu bagian yang perlu Anda perhatikan agar performa kendaraan Anda tersebut senantiasa dalam keadaan prima. Apa saja jenis kerja yang melibatkan komponen mesin pada mobil? Simak penjelasannya berikut ini!

Fungsi Komponen Mesin Mobil

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, bahwa komponen mesin mobil adalah salah satu bagian penting dalam sebuah kendaraan. Maka mengetahui fungsi dari komponen ini kami rasa sangat penting. Berikut ini kami rangkumkan pembahasan terkait fungsi komponen mesin pada mobil khusus untuk Anda.

1. Sistem Starter

Fungsi pertama dari komponen mesin mobil adalah sistem starter. Fungsi ini merupakan fungsi penggerak awal putaran dari mesin kendaraan melalui roda penerus atau fly wheel dan poros engkol.

Mobil adalah sebuah kendaraan transportasi yang berfungsi dalam membantu memudahkan aktivitas keseharian manusia. Mobil terdiri dari berbagai jenis komponen. Pada tulisan ini kita akan coba membahas mengenai komponen mesin mobil.
Ilustrasi fungsi sistem starter pada mesin mobil, sumber: dokumen.tips

Mesin pada sebuah kendaraan tidak dapat bergerak dengan sendirinya tanpa adanya alat penggerak tenaga dari luar sebagai penggerak awal. Beberapa komponen pada mesin kendaraan yang perlu Anda ketahui antara lain adalah baterai, relay, motor starter dan juga kunci kontak.

2. Sistem Pengapian

Fungsi yang kedua adalah sistem pengapian. Fungsi ini merupakan rangkaian mekatronika yang digunakan untuk menyalurkan energi listrik bertegangan tinggi, dengan input bertegangan rendah ke busi yang kemudian diubah menjadi percikan api.

Baca juga: Speedometer analog: komponen dan cara kerjanya

Pada umumnya pada setiap mobil memilih fungsi yang sama. Baik pada mesin dengan menggunakan bensin maupun bahan gas, sama-sama mempunyai sistem pengapian di dalamnya. Prinsip yang digunakan adalah merubah energi listrik menjadi energi percik.

3. Sistem Pendinginan

Pada sebuah mesin kendaraan membutuhkan sistem pendinginan untuk mendinginkan suhu mesin yang terlalu tinggi setelah digunakan dalam jangka panjang. Suhu panas itu umumnya disebabkan oleh pembakaran dari udara dan bahan bakar.

Pada sebuah mesin kendaraan membutuhkan sistem pendinginan untuk mendinginkan suhu mesin yang terlalu tinggi setelah digunakan dalam jangka panjang. Suhu panas itu umumnya disebabkan oleh pembakaran dari udara dan bahan bakar.
Mesin mobil memiliki fungsi sebagai sistem pendinginan, sumber: gridoto.com

Konsepnya adalah, semua yang berlebihan pasti tidak baik, sama halnya dengan mesin mobil, ketika terlalu panas dapat merusak mesin. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem pendinginan panas pada mesin kendaraan.

Selain itu, sistem pendinginan juga berfungsi untuk menjaga suhu mesin mobil tetap stabil pada tingkat yang sudah ditetapkan atau diidealkan. Untuk menjaga stabilitas dari temperatur mesin, maka digunakanlah sistem penjagaan yang disebut sistem pendinginan.

Cara kerja dari sistem pendinginan adalah dengan melepaskan panas mesin ke udara. Tipe langsung dilepaskan di udara disebut dengan pendinginan udara atau air cooling dan ada juga yang menggunakan fluida sebagai perantara atau biasa disebut pendiginan air.

4. Sistem Bahan Bakar

Sistem bahan bakar merupakan suatu sistem yang memiliki fungsi untuk menyimpan bahan bakar secara baik dan aman, menyalurkan dan menyampurnya dengan bahan bakar dan udara.

Baca juga: 9 cara aman berkendara mobil saat liburan

Biasanya ada empat model bahan bakar, yaitu sistem bahan bakar injeksi pada mesin kendaraan bensin, karburator pada mesin kendaraan bensin, injeksi pada mesin kendaraan diesel dan sistem bahan bakar gas cair pada kendaraan NGV atau natural gas vechicles.

5. Sistem Pengisian

Sistem ini berfungsi untuk menyalurkan energi berupa listrik yang berasal dari baterai. Kemudian energi tersebut digunakan untuk menghidupkan kendaraan serta sistem pengapian pada saat di start.

Sistem pengisian ini bekerja dengan cara mengubah energi gerak atau putaran mesin menjadi energi listrik. Dalam prosesnya digunakanlah komponen yang bernama alternator.

6. Sistem Pelumasan

Fungsi yang selanjutnya adalah fungsi pelumasan. Fungsi ini berfungsi untuk mencegah keausan pada bagian-bagian yang biasa terjadi pada komponen yang terbuat dari metal.

Fungsi yang selanjutnya adalah fungsi pelumasan. Fungsi ini berfungsi untuk mencegah keausan pada bagian-bagian yang biasa terjadi pada komponen yang terbuat dari metal.
Ilustrasi sistem pelumasan pada mobil, sumber: lancangkuning.com

Namun, sistem pelumasan juga melumasi setiap bagian-bagian mesin yang bergerak dan membawa kotoran sisa gesekan pada komponen mobil.

7. Sistem Pembuangan Gas

Pada sistem komponen mesin mobil ini, Anda akan menyalurkan gas dari sisa pembakaran untuk bisa keluar dari dalam mesin. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kebisingan yang terjadi di dalam mesin mobil.

Perawatan Komponen Mesin Mobil

Setelah kita mengetahui sistem yang bekerja melalui gerakan komponen pada mesin mobil, kita juga perlu untuk mengetahui cara merawat komponen tersebut. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda coba.

1. Mengecek Starter Mobil

Bagian yang pertama adalah Anda memeriksa filter dengan cara mencabut filter kemudian membersihkannya dengan menggunakan kuas atau sikat gigi jika mesin mobil sulit untuk dihidupkan. Apabila mesinnya masih susah untuk dihidupkan, segeralah bawa mobil Anda ke bengkel terdekat.

2. Mengganti Oli Secara Teratur

Yang kedua, masuk pada perawatan mobil adalah melakukan penggantian oli secara teratur. Idealnya, penggantian oli pada mobil dilakukan pada jarak tempuh 3000 sampai 5000 kilometer.

Selain itu, penggantian oli juga tergantun dari jenis oli apa yang digunakan dan penggunaan oli tersebut juga sedikit banyak mempengaruhi kondisi mesin pada mobil Anda.

Oleh sebab itu, sangat penting melakukan penggantian oli, terutama apabila mobil Anda sering digunakan. Fungsi dari oli adalah menahan gesekan yang terjadi ketika mesin mobil bekerja. Dengan menggunakan oli yang berkualitas, Anda bisa menjaga kondisi mobil tetap dalam keadaan stabil dan optimal.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang fungsi komponen pada mesin mobil dan apa saja yang perlu Anda lakukan untuk upaya perawatan mesin mobil tersebut. Semoga tulisan singkat ini bisa memberikan manfaat langsung kepada Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo SPD speedometer

Ulasan dari Ridwan Hanif (Youtuber otomotif)