Kategori artikel:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

5 Tips Safety Riding untuk Keamanan Berkendara

Tips Safety Riding – Dalam hal berkendara, Anda diwajibkan untuk tetap mengarahkan fokus Anda pada kendaraan dan jalan di hadapan Anda setiap saat agar tidak terjadi hal-hal yang dapat menyebabkan kondisi yang tidak Anda inginkan.

Dampak yang bisa Anda dapatkan akibat dari kelalaian dan kesengajaan saat berkendara adalah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pada UU no 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan disebutkan bahwa sanki bagi para pengendara yang lalai yaitu jeratan penjara maksimal 12 tahun penjara atau denda 24 juta rupiah.

Tentunya Anda tidak inginkan hal semacam ini menimpa Anda bukan? Untuk itulah Anda perlu mengetahui tips safety riding atau tips aman dalam berkendara, agar Anda, keluarga Anda dan orang-orang di sekitar Anda tidak terkan imbas dari kecerobohan yang Anda lakukan.

Tips Safety Riding

Jika Anda sedang mencari informasi seputar tips safety riding, uraian pada tulisan kami di bawah ini mungkin bisa membantu Anda. Apa saja tips yang bisa dilakukan untuk aman dalam berkendara? Simak penjelasan di bawah ini ya!

Jika Anda sedang mencari informasi seputar tips safety riding, uraian pada tulisan kami di bawah ini mungkin bisa membantu Anda. Apa saja tips yang bisa dilakukan untuk aman dalam berkendara? Simak penjelasan di bawah ini ya!
Berkendara dengan metode safety riding, sumber: indoblazer.com

1. Smart Driving

Tips safety riding yang pertama adalah smart driving. Smart driving menjadi faktor penting saat Anda sedang berkendara. Saat Anda mengurus SIM, Anda harus mengikuti beberapa tes yang sifatnya teoritis maupun praktek. Hal tersebu berguna agar Anda mengetahui hal-hal penting ketika Anda berkendara di jalan.

Di antara smart driving yang dimaksud adalah, menaati rambu lalu lintas, hindari blind spot saat berkendara, menyalakan lampu baik saat siang maupun pada saat gelap, usahakan jangan memotong jalur kendaraan lain sembarangan.

Selain itu Anda juga bisa menjaga kecepatan serta jarak dengan kendaraan lain baik dari sisi samping maupun dari sisi depan dan siap sedia klakson sehingga pengendara lain mengetahui posisi Anda

2. Fokus Saat Berkendara

Kebanyakan kecelakaan terjadi disebabkan pengemudi yang tidak fokus saat berkendara. Fokus saat berkendara bisa dibilang menjadi kunci utama bagi pengemudi untuk tetap aman selama di perjalanan.

Untuk itu, selama berkendara, jangan pernah melakukan sebuah aktivitas atau kegiatan yang mengganggu konsentrasi atau fokus Anda pada kendaraan dan jalan, termasuk dalam hal ini adalah menggunakan ponsel atau sibuk dengan hal-hal lainnya.

Kebanyakan kecelakaan terjadi disebabkan pengemudi yang tidak fokus saat berkendara. Fokus saat berkendara bisa dibilang menjadi kunci utama bagi pengemudi untuk tetap aman selama di perjalanan.
Tinggalkan ponsel untuk tetap fokus, sumber: solo.tribunnews.com

3. Berkendara dengan Santai

Berkendara dengan santai berarti tidak berkendara secara liar dengan mengebut dan agresif. Hati-hatilah selalu dengan pengemudi lain yang ada di sekitar Anda. Untuk itu, Anda bisa menjaga jarak sekita dua detik dengan kendaraan yang ada di depan dan pada kondisi tertentu sekitar 4 detik.

4. Rencanakan Secara Teratur

Saat berkendara, cobalah Anda untuk merencanakan hal-hal yang bisa membantu Anda tetap dalam keadaan fokus. Contohnya, merencanakan waktu pemberhentian untuk sekedar bersantai, membeli minuman serta makanan ringan.

Rencanakan juga waktu untuk mengatur kursi, kemudi dan spion untuk membantu melihat kondisi sekeliling Anda. Apabila Anda ingin mengerjakan sesuatu, seperti minum atau makan di mobil, usahakan untuk berhenti dan menepi terlebih dulu barang beberapa menit.

5. Jika Kondisi Kendaraan Tidak Prima

Saat Anda ingin melakukan perjalanan, pastikan Anda sudah melakukan pengecekan secara keseluruhan terhadap kendaraan. Jangan sampai saat Anda sudah di jalan, kendaraan mengalami masalah akibat komponen mobil ada yang rusak.

Dampak yang bisa Anda dapatkan ketikan kendaraan Anda dalam keadaan tidak prima antara lain adalah sebagai berikut:

1. Kecelakaan

Saat kendaraan tidak pada kondisi yang baik, namun masih dipaksakan untuk berjalan, kecelakaan bisa terjadi pada kendaraan Anda. Pada umumnya beberapa komponen seperti rem, oli, ban atau speedometer mobil bisa menjadi penyebab utama kecelakaan.

Saat kendaraan tidak pada kondisi yang baik, namun masih dipaksakan untuk berjalan, kecelakaan bisa terjadi pada kendaraan Anda. Pada umumnya beberapa komponen seperti rem, oli, ban atau speedometer mobil bisa menjadi penyebab utama kecelakaan.
Ilustrasi kecelakaan mobil, sumber: medcom.id

Kondisi rem yang blong biasanya disebabkan oleh minyak rem yang habis, kampas rem yang aus atau tipis, piston rem yang rusak, selang minyak rem tersumbat dan minyak rem yang kotor. Oleh sebab itu, pastikan memeriksa secara berkala komponen terkait sebelum berkendara.

2. Kerusakan pada Kendaraan

Selain bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan yang bisa berakibat fatal bagi Anda dan orang lain, hal lain yang bisa terjadi adalah kerusakan pada mobil. Apabila Anda terus menerus memakai mobil meski mobil rusak, hal tersebut akan memperparah kondisi mobil.

Akibatnya, sering terjadi di tengah perjalanan mobil mati tiba-tiba dan tidak mau menyala sebab komponen tertentu mengalami kerusakan parah akibat pemakaian berlebihan tanpa perawatan berkala.

Untuk meminimalisir terjadinya kerusakan pada komponen mobil, ada beberapa cara sederhana yang kami rekomendasikan untuk merawat mesin mobil, agar kondisinya tetap prima dan awet.

Sehingga, Anda bisa mengendarainya dengan tenang dan harga purna jualnya tetap tinggi. Selain dua hal itu, performa kendaraan jadi lebih halus, seimbang dan terjaga keamanannya, serta kenyamanannya.

Tipsnya adalah mengganti oli secara berkala dan tepat waktu, baik secara jarak tempuh maupun secara waktu pemakaian oli. Gunakanlah oli yang sesuai dengan kebutuhan mobil yang direkomendasikan oleh pabrik.

Kemudian mengontrol air radiator secara rutin dengan dibersihkan agar aliran airnya lancar, bersihkan filter karburasi dari kotoran maupun kerak, lakukan penyesuaian beban yang diangkut serta daya angkut pada kendaraan.

Jangan sampai mesin rusak disebabkan karena bekerja skstra tanpa perhatian lebih. Hal ini pada gilirannya bisa menyebabkan kecelakaan. Hindari pengereman mendadak agar kampas rem tidak cepat habis.

Anda juga perlu memperhatikan kaki-kaki seperti ban, rem, per, skok, karet atau seat yang akan mempengaruhi kenyamanan dalam perjalanan Anda beserta keluarga. Lakukan juga tune up secara berkala untuk memastikan mesin dan komponen lain bekerja dengan baik dan sebagaimana mestinya.

Inilah beberapa tips safety riding yang bisa Anda kerjakan untuk menjaga keamanan kendaraan Anda dan diri Anda selama mengemudikan mobil. Semoga tulisan singkat ini memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua. See you!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo SPD speedometer

Ulasan dari Ridwan Hanif (Youtuber otomotif)