Kategori artikel:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Mengenal Komponen Mobil (Komponen Mana yang Sering di Servis)

Saat Anda mempunyai sebuah kendaraan, tentunya Anda ingin kendaraan tersebut tetap dalam kondisi yang stabil. Cara menjaga performa kendaraan bisa Anda lakukan dengan perawatan berupa servis rutin dan ada beberapa spare part atau komponen mobil yang penting untuk diganti secara rutin.

Melakukan servis rutin pada kendaraan sangat kami sarankan untuk Anda lakukan. Sebab, hal itu bisa menghindarkan kendaraan Anda dari berbagai kerusakan spare part. Jika dirawat dengan baik, maka mobil pun bisa tahan lama dan bisa digunakan dalam berbagai kondisi jalan saat dikendarai.

Apa Itu Komponen Mobil

Komponen mobil atau yang sering disebut dengan istilah spare part adalah sebuah barang yang berisikan berbagai komponen dalam suatu kesatuan dan mempunyai kegunaan masing-masing. Komponen mobil banyak digunakan pada beberapa jenis kendaraan, sehingga jenisnya juga bervariasi.

Komponen mobil pastinya mempunyai fungsi tersendiri. Namun, ada spare part yang sistem kerjanya saling terkait dengan komponen yang lain. Setidaknya ada beberapa jenis komponen yang sangat penting untuk diketahui dan dipelajari sistem kerjanya.

Saat Anda mempunyai sebuah kendaraan, tentunya Anda ingin kendaraan tersebut tetap dalam kondisi yang stabil. Cara menjaga performa kendaraan bisa Anda lakukan dengan perawatan berupa servis rutin dan ada beberapa spare part atau komponen mobil yang penting untuk diganti secara rutin.
Ilustrasi bagian-bagian pada mobil, sumber: otospector.co.id

Jenis Jenis Komponen Mobil

Berikut ini jenis komponen mobil yang pada umumnya orang ketahui. Apa saja itu? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Orisinil

OEM atau original equipment manufacturer merupakan sebuah istilah yang menyatakan produk pabrikan asli atau orisinil. Biasanya produk orisinal mempunyai kualitas yang bagus dan jenis produk ini banyak kita jumpai di industri otomotif.

Biasanya produk orisinil akan diproduksi oleh pihak manufaktur asal atau bisa juga diproduksi oleh perusahaan lain yang ditunjuk oleh pihak manufaktur dan pada mobil yang kita kendarai sehari-hari memiliki ratusan komponen.

Namun, tidak semua jenis onderdil bisa dibuat atau diproduksi oleh pihak manufaktur. Sehingga, ada beberapa jenis onderdil yang proses pembuatannya dialihkan ke perusahaan lain dan perusahaan tersebut sudah pasti pasti ditunjuk oleh pihak manufaktur yang bersangkutan.

Tapi, meskipun dikerjakan oleh perusahaan lain, namun onderdil yang dihasilkan termasuk orisinil atau asli. Sebab, pembuatannya telah memenuhi standar yang diterapkan oleh pihak manufaktur.

2. Non Pabrikan atau Aftermarket

Komponen mobil yang dibuat oleh non pabrikan merupakan jenis yang diproduksi oleh perusahaan onderdil untuk kebutuhan pada segmentasi tertentu. Sehingga, tidak dibuat untuk kebutuhan normal kendaraan pada umumnya.

Non pabrikan merupakan perusahaan yang memproduksi atau membuat onderdil untuk keperluan hobi, kustomisasi, balap dan berbagai kebutuhan lainnya. Komponen jenis ini juga bisa membuat onderdil yang sesuai dengan pesanan para klien.

Komponen non pabrikan biasanya tidak akan ada hubungannya atau tidak berkorelasi dengan pihak manufaktur mobil. Namun, pihak non pabrikan biasanya telah mempunyai lisensi sebelum melakukan pembuatan onderdil terkait.

Setiap onderdil yang dihasilkan dari non pabrikan bisa memiliki kualitas yang sama bagusnya dengan hasil buatan manufaktur atau bisa juga lebih bagus dibandingkan dengan komponen yang orisinil dari manufaktur.

Komponen mobil yang dibuat oleh non pabrikan merupakan jenis yang diproduksi oleh perusahaan onderdil untuk kebutuhan pada segmentasi tertentu. Sehingga, tidak dibuat untuk kebutuhan normal kendaraan pada umumnya.
Komponen aftermarket untuk tujuan modifikasi, sumber: moladin.com

Onderdil yang dihasilkan dari non pabrikan bisa memiliki kualitas sama bagusnya dengan hasil manufaktur atau bisa juga lebih bagus dibandingkan dengan spare part yang orisinal dari manufaktur.

3. KW

Jenis KW adalah salah satu istilah yang sangat familiar dalam dunia otomotif. Onderdil yang dinyatakan KW biasanya terbagi menjadi tiga jenis yaitu KW 1, 2 dan 3. Ketiga jenis kategori ini biasanya hanya memiliki sedikit perbedaan yaitu pada bagian tampilan atau material yang digunakan.

Ada juga orang yang beranggapan bahwa produk yang KW termasuk dalam kategori produk yang palsu. Sehingga, produk KW tidak akan diproduksi oleh perusahaan manufaktur mobil dan produk KW  juga tidak akan memperoleh lisensi dari pihak manufaktur mobil.

Saat Anda menggunakan onderdil atau komponen mobil KW, tentunya sangat berbahaya untuk keamanan kendaraan serta keselamatan Anda sendiri. Sebab, onderdil yang satu ini kualitasnya tidak sesuai standar keamanan.

Manfaat Servis Komponen Mobil

Melakukan servis rutin pada sebuah komponen mobil merupakan sebuah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para pemilik kendaraan, khususnya mobil. Meskipun servis rutin tidak bisa menjamin mobil bebas dari berbagai  kerusakan dan kecelakaan, tapi minimal bisa menjaga komponen mobil tetap stabil yang dengannya bisa meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Servis rutin bisa menjaga keselamatan para pengemudi mobil, sebab mobil bisa tetap berjalan dengan stabil dalam berbagi kondisi jalan. Sebab, salah satu penyebab utama yang mengantarkan terjadinya kecelakaan adalah kondisi kendaraan yang jarang di servis.

Biasanya jarang melakukan servis kendaraan akan membuat sistem pengereman mobil menjadi jelek, oli mesin sedikit, rusaknya karet wiper kaca dan berbagai kerusakan lainnya. sistem pengereman yang jelek, tentunya bisa mengakibatkan kecelakaan saat Anda berkendara.

Jika Anda sering merutinkan untuk menservis mobil, maka Anda bisa mengetahui berbagai hal yang tidak beres dengan kendaraan dan Anda bisa dengan segera melakukan tindakan perbaikan atau pencegahan terjadinya kerusakan yang lebih serius.

Selain itu, servis rutin juga bisa menjaga performa mobil agar tetap stabil dan tetap kondusif. Mobil yang rutin Anda servis akan membuat kendaraan tersebut lebih responsif, nyaman untuk digunakan dan kendaraan akan terasa halus saat dikendarai.

Komponen Mobil yang Rutin Diganti

Ada beberapa komponen pada kendaraan atau mobil yang biasanya sering kami rekomendasikan untuk rutin diganti. Apa saja? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini sampai selesai.

1. Oli Mesin dan Filter Oli

Filter oli dengan oli mesin adalah suku cadang yang harus rutin Anda ganti. Sebab, usia kerjanya terbilang cepat. Fungsi dari oli mesin sangatlah vital dan penting pada kendaraan sebagai pelumas bagian dalam pada mesin.

Sehingga bagian dalam pada mesin mobil tetap bisa bekerja dengan stabil dan oli mesin juga bisa menghindarkan gesekan antar komponen. Hal tersebut dalam jangka waktu tertentu bisa menyebabkan kerusakan yang parah pada kendaraan.

Filter oli dengan oli mesin adalah suku cadang yang harus rutin Anda ganti. Sebab, usia kerjanya terbilang cepat. Fungsi dari oli mesin sangatlah vital dan penting pada kendaraan sebagai pelumas bagian dalam pada mesin.
Sering mengganti oli dan filter oli membuat mobil awet, sumber: cintamobil.com

Biasanya filter oli berfungsi untuk menyaring kotoran yang dihasilkan dari gesekan mesin. Filter oli juga bisa berfungsi sebagai penyaring karbo. Jika mobil Anda sering diguakan, maka kerja oli mesin dengan filter oli menjadi lebih berat.

Kerja dari oli mesin akan terkuras saat kendaraan banyak digunakan di jalanan macet, sebab mobil akan berhenti dan melaju dengan tiba-tiba. Setiap pabrikan memang merekomendasikan para pengemudi mobil baru mengganti oli mesin setiap seribu meter jarak tempuh dari kendaraan.

2. Filter Udara

Selain rutin untuk mengganti filter oli Anda juga perlu memperhatikan penggantian filter udara secara berkala. Filter udara akan sangat berguna untuk menyaring debu dan kotoran yang masuk dari luar.

Pentingnya penggantian berkala ini dimaksudkan agar filter udara senantiasa berada pada kondisi bersih. Sebab, filter udara yang kotor akan menyebabkan terhambatnya suplai udara yang masuk ke dalam ruang bakar mobil.

Dengan rutin melakukan pembersihan pada filter udara, maka Anda bisa menghemat konsumsi bahan bakar mobil. Pada jarak tempuh seribu kilometer Anda direkomendasikan untuk membersihkan filter udara dan pada jarak 40.000 kilometer disarankan untuk menggantinya.

Jika filter udara terlalu kotor karena jarang dibersihkan, maka kotoran dari luar bisa menghambat suplai udara yang masuk ke ruang bakar dan hal tersebut akan menyebabkan konsumsi bahan bakar pada kendaraan cenderung menjadi lebih boros.

3. Busi

Busi adalah salah satu suku cadang yang mempunyai bentuk kecil, namun mempunyai pengarush yang besar dalam menopang kinerja mobil. Busi yang terganggu akan mengakibatkan konsumsi bahan bakar kendaraan akan menjadi boros, sebab pembakaran di ruang mesin kurang berjalan secara optimal.

Busi akan membantu dalam memantik api dalam proses pembakaran di ruang mesin dan para pemilik mobil penting untuk rajin mengecek kondisi busi secara berkala. Proses penggantian busi bisa Anda lakukan ketika pemakaina mobil dengan jarak tempuh 20.000 kilometer.

4. Aki

Aki pada mobil yang melemah bisa dirasakan atau ditandai dengan bunyi klakson yang tidak nyaring, lampu indikator yang juga melemah dan efek paling parah berupa mesin mobil yang tidak mau menyala.

Jika aki mobil melemah, maka Anda tidak akan bisa mendapatkan pasokan tenaga listrik lain pada mobil. Untuk itu, tidak ada cara lain kecuali memastikan aki mobil agar tetap dalam keadaan siap sebelum digunakan dengan cara sering di servis.

Aki pada mobil yang melemah bisa dirasakan atau ditandai dengan bunyi klakson yang tidak nyaring, lampu indikator yang juga melemah dan efek paling parah berupa mesin mobil yang tidak mau menyala.
Aki mobil adalah sistem kelistrikan mobil, sumber: nissan.co.id

Anda juga harus memeriksa aki pada mobil secara berkala. Biasanya aki akan menurun saat penggunaan mobil di tahun kedua atau ketiga setelah pembelian. Jika aki sudah mulai parah, direkomendasikan mengganti aki mobil tersebut dengan aki yang baru.

5. Filter AC

Komponen mobil selanjutnya yang mesti sering di servis adalah filter AC. Sebab filter AC yang tidak terawat akan membuat kinerja AC mobil menjadi tidak berjalan baik dan saat kinerja AC mengalami gangguan, maka suhu di bagian kabin akan sulit untuk dingin. Apabila hal tersebut dibiarkan begitu saja, makan AC bisa rusak.

Anda juga perlu pastikan selalu merawat filter AC dan apabila pihak bengkel merekomendasikan untuk ganti, maka segeralah mengganti filter AC mobil dengan komponen yang baru. Umumnya perawatan interior mobil ini dilakukan saat kendaraan mencapai 20.000 kilometer.

6. Kampas Rem

Rem adalah komponen mobil yang sangat penting dalam sebuah kendaraan, sehingga rem wajib untuk Anda cek secara berkala. Lakukan pengecekan kampas rem, untuk mengetahui kondisi kampas rem dan saat kampas rem sudah jelek, segeralah ganti dengan spare part yang baru.

Untuk mengecek ketebalan dari sebuah kampas rem pada mobil, Anda bisa melakukannya dengan berbagai cara, seperti dari bunyi rem yang menimbulkan suara decitan, sebab adanya gesekan antara dua logam.

Jika Anda menginjak pedal rem dan pijakannya lebih dalam, maka kampas rem mobil Anda bisa dipastikan sudah begitu tipis atau bahkan sudah habis, sehingga membutuhkan untuk diganti dengan segera.

Nah itulah beberapa poin yang bisa kami uraikan mengenai komponen mobil yang harus sering untuk di servis agar kondisi mobil kita tetap terjaga performanya, meminimalisir terjadinya kerusakan dan meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Anda juga bisa membaca tulisan kami yang berjudul kerusakan pada mobil yang sering terjadi tiba-tiba untuk menambah wawasan Anda. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi Anda. Sampai jumpa lagi!.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo SPD speedometer

Ulasan dari Ridwan Hanif (Youtuber otomotif)